Kasus Suap Bupati Bogor, KPK Kembali Panggil Petinggi Sentul City

Kasus Suap Bupati Bogor
InfoPUNCAK ~ Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur PT Bukit Sentul Benjamin Hambali, Rabu 21 Mei 2014. Dia diperiksa terkait kasus dugaan suap terkait rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor.

"Diperiksa sebagai saksi untuk YY (Fransiskus Xaverius Yohan Yap)," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dimintai konfirmasi.

Selain Benjamin, penyidik juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi lainnya, yakni Direktur Utama PT Bukit Jonggol Asri Richard Susilo serta Kepala Seksi Pelayanan Usaha Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor Yudi Suhaeli.

PT Bukit Jonggol Asri merupakan perusahaan yang ikut terseret dalam kasus suap yang melibatkan Bupati Bogor Rachmat Yasin. Perusahaan itu disebut menyuap Rachmat sebesar Rp1,5 miliar, untuk minta rekomendasi atas luas kawasan hutan seluas 2.754 hektare kawasan Bogor dan Cianjur.

Kasus suap ini terungkap setelah KPK menangkap tangan Bupati Bogor Rachmat Yasin pada Rabu malam 7 Mei 2014. Rachmat diduga menerima Rp1,5 miliar untuk memuluskan tukar-menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor seluas 2.754 hektare. Bahkan, Rachmat diduga sudah menerima Rp3 miliar sebelumnya.

Dalam operasi tangkap tangan itu, KPK juga menangkap Zairin dan Francis Xaverius Yohan Yap. Keduanya ikut berstatus tersangka. Rachmat kemudian langsung ditahan di Rutan KPK. Sedangkan Francis ditahan di Rutan Guntur, dan Zairin dititipkan di Rutan Cipinang.
@viva.co.id
Kasus Suap Bupati Bogor, KPK Kembali Panggil Petinggi Sentul City Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Junaefi Ridho